Ia menegaskan bahwa, kebijakan tersebut bukan semata-mata untuk menghemat biaya bahan bakar minyak (BBM), melainkan sebagai upaya mengurangi jumlah kendaraan yang beriringan dalam setiap kegiatan kedinasan.
“Bukan persoalan biaya BBM-nya, tetapi bagaimana kita mengurangi kendaraan yang beriringan terlalu banyak di jalan. Dengan satu kendaraan bersama, pekerjaan tetap berjalan efektif dan lebih sederhana,” tegas Tri.
Baca Juga:
LSM SOMASI Apresiasi Langkah Wali Kota Bekasi Lakukan Rotasi dan Mutasi 250 Pejabat
Selain itu, ia juga mengimbau para camat yang ada di Kota Bekasi untuk menerapkan pola yang sama saat menghadiri rapat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.
“Kalau ada rapat di kantor Pemkot, saya sarankan Camat menggunakan satu kendaraan bersama para lurahnya. Jadi berangkat dan pulang bersama dalam satu mobil,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Bekasi juga menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat sebagai bagian dari langkah efisiensi. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi konsumsi listrik di perkantoran serta menekan penggunaan kendaraan bermotor.
Baca Juga:
Hadiri HUT Bhayangkara Ke-79, Wali Kota Bekasi Resmikan Sub Polrestor Pekayon Jaya
“Dengan penerapan WFH setiap Jumat, kita bisa melakukan efisiensi penggunaan listrik di kantor sekaligus mengurangi mobilitas kendaraan dinas yang tidak diperlukan,” pungkasnya.