BEKASI.WAHANANEWS.CO — Perumda Tirta Bhagasasi terus memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan di tengah musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi.
Selain menjaga kontinuitas pelayanan pelanggan, perusahaan juga mengintensifkan distribusi bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan melalui sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi, BPBD Kabupaten Bekasi, PMI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan berbagai unsur terkait lainnya.
Baca Juga:
BMKG: Waspada Hujan Lebat-Banjir Landa Wilayah RI
Hingga saat ini, penyaluran bantuan air bersih telah melampaui 2,5 juta liter dan masih terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Distribusi dilakukan secara bertahap menggunakan armada mobil tangki berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan dan koordinasi dengan pemerintah daerah.
Setiap mobil tangki yang diberangkatkan bukan hanya membawa air bersih, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran Perumda Tirta Bhagasasi dalam memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar di tengah kondisi darurat kekeringan.
Baca Juga:
El Nino Kuat Mengancam, BMKG Tetapkan 6 Provinsi Rawan Kebakaran Hutan
Di sisi lain, musim kemarau juga menghadirkan tantangan dalam proses produksi air bersih. Menurunnya debit air pada saluran air baku menyebabkan kualitas air mengalami penurunan, ditandai dengan meningkatnya tingkat kekeruhan akibat konsentrasi sedimen dan pencemar yang lebih tinggi.
Kondisi tersebut mengharuskan proses pengolahan dilakukan secara lebih intensif agar kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan tetap memenuhi standar yang berlaku.
Fenomena ini umum terjadi pada sumber air permukaan yang mengalami penurunan debit selama musim kemarau, termasuk pada Saluran Tarum Barat (Kalimalang) yang menjadi salah satu sumber air baku bagi wilayah Bekasi.