”Kami terus melakukan penertiban bangunan liar di sepanjang bantaran kali. Ini memang melelahkan, tapi perlu dilakukan untuk menjaga fungsi lahan, mencegah banjir, dan memperbaiki tata kota,” kata Harris belum lama ini.
Ia juga mengakui bahwa penertiban tersebut berdampak pada pedagang kecil dan pelaku UMKM, sehingga memerlukan tindak lanjut yang komprehensif.
Baca Juga:
500 Ribu Penerima Bansos Main Judol, DPR Curiga Data PPATK Belum Valid
”Saya minta DiskopUKM segera menyiapkan program lanjutan bagi mereka yang terdampak. Jangan sampai penertiban ini justru mematikan usaha kecil,” ujarnya.
Wakil Wali Kota yang akrab disapa Bang Harris itu juga mendorong pendataan ulang dan pemetaan potensi relokasi usaha di lokasi yang lebih aman dan legal.
Ia turut mengusulkan agar pemerintah menyediakan bantuan permodalan melalui BPRS dan pelatihan usaha untuk mendukung pemulihan ekonomi para pelaku usaha.
Baca Juga:
Alih Fungsi Jadi Penginapan, Komisi III DPRD Dorong Pemkot Kejar PAD Apartemen
”Kita ingin dikenal bukan hanya sebagai pemerintah yang bisa menertibkan, tapi juga sebagai pemerintah yang mampu memberi solusi nyata,” pungkasnya.[ADV/Setwan]