Syafei juga menekankan bahwa, keluarga tetap menjadi benteng pertama dalam melindungi anak. Ia berharap, orangtua dapat memberikan perhatian, kasih sayang, dan pendampingan agar anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berkarakter, dan memiliki bekal menghadapi tantangan zaman.
"Hari Anak Nasional harus menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari sejauh mana kita mampu memastikan setiap anak tumbuh dengan aman, bahagia, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya. Jangan sampai masih ada anak terlantar di era modernisasi seperti sekarang," pungkas Syafei.