Lebih lanjut, Yenni juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik di lingkungan keluarga. Menurutnya, orangtua harus menjadi tempat paling aman bagi anak untuk bercerita sehingga potensi kekerasan dapat diketahui dan ditangani sejak dini.
Selain keluarga, ia mendorong sekolah untuk memperkuat sistem perlindungan anak melalui edukasi, pendampingan psikologis, serta mekanisme pelaporan yang mudah diakses oleh peserta didik apabila mengalami kekerasan atau perundungan.
Baca Juga:
Momentum HAN 2026, Syafei Harap Jangan Ada Lagi Anak Terlantar di Era Modernisasi
"Anak adalah masa depan bangsa. Mereka berhak tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang, aman, dan bebas dari kekerasan. Peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa melindungi anak bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat," pungkasnya.