“Lewat skema ini PLN mengedepankan fairness of partnership sehingga kerja sama ini mencakup dari hulu hingga hilir. Harapannya, dengan skema kerja sama ini mampu membuat investor tak ragu melakukan investasi dalam sektor panas bumi,” tutur Darmawan.
Darmawan juga menjelaskan bahwa melalui skema GEEDA ini juga mampu meningkatkan Internal Rate of Return (IRR) yang menarik bagi investor. Selain itu, PLN sebagai BUMN menawarkan skema kerja sama dengan cost recovery dari biaya eksplorasi wilayah kerja panas bumi.
Baca Juga:
Lebaran Idulfitri 1446 H, PLN Jawa Barat Sukses Jaga Pasokan Listrik Andal
Disisi lain, Manager PLN UP3 Bekasi Redi Suzanto mengapresiasi langkah PLN dalam mengembangkan potensi kerja panas bumi.
Di Bekasi sendiri, kata Redi, diharapkan skema tersebut juga bisa diterapkan untuk turut menawarkan potensi investor yang ada di wilayah naungan PLN UP3 Bekasi yang memiliki sejumlah perusahaan.
"Kami juga melihat bahwa skema investasi GEDDA yang ditawarkan PLN ini mampu meningkatkan minat investasi. Lewat skema GEEDA ini, PLN meringkas proses kerja sama yang end to end dari hulu ke hilir dengan berbagi risiko pengembangan," papar Redi.
Baca Juga:
Siaga Penuh, PLN Jabar Sukses Jaga Keandalan Listrik di Momen Lebaran Idulfitri 1446 H
“Skema ini merupakan kerja sama investasi yang baik di tengah kondisi perekonomian yang tidak pasti. Dengan berbagi risiko dan berbagi investasi dalam proyek panas bumi di Indonesia, ini mampu meningkatkan kepastian investasi dan juga pengembalian investasi yang lebih menarik bagi investor,” sambung Redi memungkasi.[mga]