WahanaNews - Bekasi | Bakal calon legislatif (Bacaleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kamil mengungkapkan visi misinya untuk maju di Pemilihan Legislatif (Pileg) Kota Bekasi 2024 mendatang.
Tidak ingin dianggap sebagai titisan 'Bapak' lantaran ia merupakan putra kandung dari Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, Kamil memaparkan hajatnya untuk ikut berpartisipasi pada Pileg 2024 di Kota Bekasi.
Baca Juga:
Dukung Merdeka Belajar, BTN KC Ambon Teken PKS dengan LLDikti dan Sejumlah Perguruan Tinggi Swasta
"Sebenarnya, dalam perjalanan politik saya tidak ada intervensi dari orangtua saya, semua berdasarkan dari hasil kerja keras saya dan hasil dari keputusan dewan syuro. Karna di PKS sendiri 'kan tidak bisa meminta jabatan, semua berdasarkan amanah daripada dewan syuro," ujar Kamil saat ditemui di Bekasi, Minggu (21/5/2023).
Kamil mengaku, dirinya sendiri merupakan Ketua dari Gema Keadilan Kota Bekasi yang berisi kaum muda. Ia yang mengaku sudah banyak bergaul dengan kaum muda, khususnya di Kota Bekasi, merasa perlu adanya pemotor untuk mewakili kaum millenial dalam menyediakan wadah dan menentukan kebijakan.
"Background saya awalnya 'kan Banker. Tapi saya banyak bergaul dengan teman-teman anak muda. Dan saya melihat, mereka masih butuh support terkait pengembangan potensi diri, lapangan pekerjaan, dan produktifitas diri. Dan untuk saat ini, saya rasa saya memiliki peluang untuk bisa membantu teman-teman muda untuk berkembang jika saya sebagai legislator," paparnya.
Baca Juga:
Diskominfotik Gorontalo Jalin Kerja Sama untuk Pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
Untuk itu, kata Kamil, salah satu target dirinya untuk bisa duduk di kursi DPRD Kota Bekasi yakni sebagai perwakilan kaum millenial agar semakin mendapatkan atensi melalui kebijakan yang bisa ia bawa.
Selain itu, Kamis mengungkapkan bahwa dengan ditunjukkan dia sebagai Caleg di daerah pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Bekasi Utara dan Kecamatan Medan Satria, ia pun telah mengantongi nomor urut 1.
Ia pun semakin optimis untuk bisa duduk di kursi DPRD, terlebih dengan target suara 12 ribu, ditambah support dari para kader PKS, khususnya di Dapil II.