Bekasi.WahanaNews.co - Anggota DPRD Kota Bekasi, Arwis Sembiring Meliala menyoroti soal semrawutnya jaringan kabel utilitas di sejumlah wilayah di Kota Bekasi.
Pasalnya, selain merusak estetika kota, semrawutnya kabel tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan. Menurutnya, alangkah baiknya jika kabel-kabel tersebut dibangun di bawah tanah menggunakan pipa atau materi lain.
Baca Juga:
OTT di OKU: KPK Tangkap Kepala PUPR dan Anggota DPRD
"Didalam tanah mungkin bisa dipasang pipa besar, jadi setiap kabel dimasukan ke situ. Jadi gak perlu untuk menggali lagi, sehingga terlihat rapi," kata Arwis Sembiring belum lama ini, dikutip Senin (27/11/2023).
Arwis menilai, penataan jaringan utilitas di Kota Bekasi membutuhkan keseriusan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam pelaksanaannya.
"Tentunya harus eksekutif pelaksanaanya, DPRD tidak mungkin. Kalau saya setuju seperti itu. Kita ada Perda Drainase dan Pergub-nya juga ada," paparnya.
Baca Juga:
KPK OTT 8 Orang di OKU Sumsel, Ada Kepala Dinas dan 3 Anggota DPRD
Tak hanya itu, menurut Arwis, dengan membangun pipa besar untuk jaringan utilitas di dalam tanah bisa mengurangi biaya, karena bila menggali tanah, biayanya pasti cukup mahal.
"Minimal itu bisa mengurangi biaya, karena kalau kita gali biayanya pasti besar. Kalau ada pipa besar semua kabel jaringan tinggal dimasukan saja," pungkasnya.[ADV/Setwan]