WahanaNews-Bekasi | Meski pada sempat mengalami kericuhan pada menit akhir, tim sepakbola asuhan coach Tias Tano Taufik berhasil membungkam Citeureup Raya dengan skor 1-0 hingga pertandingan berakhir, Jumat (30/9/2022).
Pada babak pertama, jalannya pertandingan nampak seimbang, terlihat antara dua klub saling menyerang dan bertahan.
Baca Juga:
Kritik Rotasi Pemain Shin Tae-yong, Kesit: Hasil Imbang 3-3 Kontra Laos Sangat Merugikan
Namun pada menit ke 47’, pemain Persipasi dengan nomor punggung 99, Ardantyo Gilang Marandrarta berhasil membobol gawang Citereup Raya yang dijaga oleh Muhamad Zaenuri Azhar.
Kendati demikian, selama pertandingan berlangsung, klub berjuluk The Bulldozer itu lebih banyak melakukan pelanggaran sehingga mendapatkan 7 kartu kuning dibanding tim Laskar Patriot yang hanya mendapatkan 5 kartu kuning saja.
Menyikapi hal tersebut, Pelatih Persipasi, Tias Tano Taufik mengakui bahwa jalannya pertandingan dengan Citereup Raya cukup panas.
Baca Juga:
Masyarakat Amerika Serikat (AS) dibuat kaget lihat Maarten Paes main bareng Timnas Indonesia
Namun ia mewajarkan karena itu bagian dari sepakbola.
“Kepemimpinan wasit itu mutlak, saya juga tidak menyalahkan wasit, tapi itulah yang terjadi dalam sepakbola,” pungkasnya.[zbr]